Dorong Omset UMKM Warga Kampung Lengkong Ulama, Prodi Manajemen UPJ Bagikan Strategi Jitu Bisnis Kuliner Lewat Pelatihan

Program Studi Manajemen Universitas Pembangunan Jaya (UPJ) menyelenggarakan kegiatan pengabdian masyarakat melalui kegiatan pelatihan strategi bisnis jitu kuliner kepada Warga Kampung Lengkong Ulama. Kegitan ini mengusung tema program penguatan kesinambungan usaha bisnis (keberlanjutan bisnis) kuliner dan peremajaan fasilitas pelaku usaha kuliner warga Kampung Lengkong Ulama. Terlaksananya kegiatan pelatihan ini berkat Hibah Intensif Pengabdian Masyarakat Terintegrasi MBKM Berbasis IKU Tahun 2022 yang diperoleh dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek), Republik Indonesia, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi. 

Sebagai institusi pendidikan terkemuka dan unggul di bidang kajian masyarakat urban serta pengembangan masyarakat urban (urban development), UPJ senantiasa aktif dalam meningkatkan indeks pembangunan manusia Indonesia melalui serangkaian program pelatihan khusus bagi masyarakat rural, agar mampu meningkatkan daya saing Indonesia. Sekaligus sebagai bentuk dukungan SDGS 2030.  Kegiatan ini turut melibatkan mahasiswa aktif, mengandeng masyarakat warga Kampung Lengkong Ulama untuk mengindenfikasi dan berperan sebagai problem solver terkait peremajaan (revitalisasi) fasilitas berjualan UMKM Warga Kampung Lengkong Ulama RW 01, agar sesuai dengan kebutuhan mereka.

Program Pelatihan Kesinambungan Usaha Bisnis Kuliner

Capaian utama Indeks Kinerja Utama (IKU) yang dituju dalam kegiatan ini adalah mahasiswa mendapatkan pengalaman di luar kampus, ikut melaksanakan proyek desa bersama warga desa. Capaian IKU berikutnya adalah hasil kerja dosen berupa penelitian digunakan oleh masyarakat dan memberikan manfaat langsung yang besar bagi masyarakat di Kampung Lengkong Ulama, desa Lengkong Kulon RW 01.

Bapak Anton Kurniawan Sp., MM. sebagai pembicara yang ahli dalam bidang kewirausahan, di sesi pelatihan ini menyatakan peremajaan (revitalisasi) yang dilakukan terbagi menjadi dua kategori yaitu pertama berupa peningkatan kemampuan keberlanjutan usaha meliputi manajemen usaha, proses pengolahan bahan kuliner dan keberlanjutan promosi kuliner dan kedua peningkatan fasilitas fisik usaha yaitu penataan lokasi berjualan dan penyediaan fasilitas pendukung aktivitas kuliner meliputi akses air bersih, listrik, tenda, furnitur, dan sistem pemantau keamanan untuk pedagang dan pengunjung lokasi kuliner.

"Kegiatan ini merupakan kegiatan lanjutan yang telah dilakukan oleh dosen dan mahasiswa Universitas Pembangunan Jaya untuk mereduksi permasalahan sosial ini yaitu berkaitan dengan peluang pengembangan wisata heritage yang berkelanjutan sebagai salah satu sumber peningkatan ekonomi warga Kampung Lengkong Ulama," kata Anton Kurniawan Sp.,MM.

Adapun materi  yang disampaikan seputar penyusunan rencana usaha, mulai dari bagaimana tahapan dalam menyusun rencana usaha, menemukan ide usaha, menemukan keunikan dan keunggulan produk atau jasa yang dimiliki dan juga hal-hal lainnya yang harus diperhatikan dalam menyusun rencana bisnis. 

"Semoga kegiatan pelatihan ini bermanfaat bagi warga Kampung Lengkong Ulama yang sedang menjalankan usaha kulinernya, agar tetap terus berkembang baik secara terstruktur dan mampu menonjolkan unique selling point (USP) dari masing-making usaha warga, sehingga adanya persaingan yang positif antar sesama entrepreneur. Selain itu juga warga semakin semangat menekuni usahanya“ ujarnya

Kemudian Bapak Anton menceritakan pengalamannya saat mulai merintis usaha bisnis sebagai contoh. Selama materi disampaikan, para peserta menunjukkan antusiasme tinggi yang terlihat dengan sangat aktifnya peserta dalam memberikan pertanyaan seputar materi yang disampaikan sejak pertengahan hingga akhir kegiatan pelatihan.

 ‚Äč

For Media Inquiries, Please Call:

Dio Herman Saputro
Brand Specialist        
dio.hermansaputro@upj.ac.id | 08111838889 (Mobile)